Pergi Dan Jadikan Murid - Persekutuan Indonesia Riverside

PERSEKUTUAN INDONESIA RIVERSIDE
Go to content
Pemahaman Alkitab 2026
Pergi Dan Jadikan Murid
Sesi 4: Pergi Dan Jadikan Murid


Saudaraku, kita mengaku sebagai seorang Kristen, yang kerinduan utama kita adalah mengenal Kristus. Dan pengenalan akan Kristus menjadi landasan kebenaran yang harus kita hidupi. Pengenalan akan Kristus yang bagaimana yang kita mengerti sampai hari ini? bagaimana cara hidupNya? Apa teladan yang Ia berikan? Apa tujuan hidup Kristus dalam dunia? Sudahkah sebagai seorang yang mengaku pengikut Kristus kita meneladani-Nya?

Yesus adalah Allah yang datang kedalam dunia, Dia hidup dan menderita, Dia mati, bangkit dan naik ke surga dan Alkitab mencatat bahwa Ia akan datang kembali. Kenapa Yesus melakukan semuanya itu? Jelas karena ketaatanNya kepada Bapa, supaya manusia mengenal Allah yang benar, untuk menyatakan penggenapan akan keselamatan yang telah dijanjikan. Maka jika kita mengakui bahwa kita adalah pengikut Kristus maka seharusnya tujuan utama Kristus hidup dalam dunia harus menjadi tujuan utama kita. Menjadi murid bukan hanya tentang “saya mengenal Yesus”, tetapi juga tentang “meneladani dan mengikuti tujuan hidupNya”. Pengenalan akan Yesus bukan hanya untuk dinikmati sendiri, tapi untuk dibagikan sehingga orang lain mengalami pengenalan yang sama tentang Kristus.

Mengapa kita harus menjadikan orang lain murid Kristus?

Yesus adalah satu-satunya Allah yang benar yang harus terus menerus diberitakan kepada semua orang dalam dunia. Dalam 1 Yohanes 5:20, “Akan tetapi kita tahu, bahwa Anak Allah telah datang dan telah mengaruniakan pengertian kepada kita, supaya kita mengenal Yang Benar; dan kita ada di dalam Yang Benar, di dalam Anak-Nya Yesus Kristus. Dia adalah Allah yang benar dan hidup yang kekal.” Jika seorang tidak memiliki Yesus dalam hidupnya, tidak memiliki hubungan dengan Dia maka sesungguhnya dia seorang yang tidak memiliki Tuhan dalam hidupnya.

Jika seorang tidak memiliki pengenalan akan Tuhan Yesus yang adalah Allah, maka juga tidak memiliki keselamatan yang pasti, karena keselamatan hanya ada dalam Kristus. Yesus katakana dalam Yohanes 14:6, “Kata Yesus kepadanya: ”Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.” Kata “Akulah” menegaskan bahwa memang tidak ada yang lain, karena memang hanya Yesus Juruslamat dan Perantara kita untuk dapat kembali memiliki hubungan dengan Allah Bapa. Petrus katakan dalam Kisah Para Rasul 4:12, “Dan keselamatan tidak ada di dalam siapa pun juga selain di dalam Dia, sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan.” Inilah dasar mengapa kita harus menjadikan orang lain murid Kristus, karena jelas hanya Dia Allah yang benar dan hanya Dia satu-satunya Juruslamat.

Paulus katakan dalam Roma 1:16, “Sebab aku mempunyai keyakinan yang kokoh dalam Injil, karena Injil adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan setiap orang yang percaya, pertama-tama orang Yahudi, tetapi juga orang Yunani.” Mengapa Paulus berjuang dengan keras memberitakan Injil dan menjadikan orang lain murid Kristus, karena dia punya keyakinan yang kokoh terhadap Injil yang sudah ia imani dan yang sudah mengubah kehidupannya. 1 Korintus 15:10, “Karena aku adalah yang paling hina dari semua rasul, bahkan tidak layak disebut rasul, sebab aku telah menganiaya Jemaat Allah. 10 Tetapi karena kasih karunia Allah aku adalah sebagaimana aku ada sekarang, dan kasih karunia yang dianugerahkan-Nya kepadaku tidak sia-sia. Sebaliknya, aku telah bekerja lebih keras dari pada mereka semua; tetapi bukannya aku, melainkan kasih karunia Allah yang menyertai aku.”

Pertanyaannya bagi saya dan saudara, sudahkah kita mengenal Kristus yang benar? Sudahkah kita meyakini bahwa Kristus telah mengubah kehidupan saya? Sudahkah kita meyakini keselamatan dalam Dia? Jika semuanya itu telah kita alami maka memberitakan Injil atau menjadikan orang lain murid Kristus menjadi satu kerinduan besar, supaya orang lain mengalami apa yang sudah kita alami dalam Kristus.

Bagaimana untuk kita memuridkan orang lain?

Dalam Yudas 1:20-23 dikatakan, “Akan tetapi kamu, saudara-saudaraku yang kekasih, bangunlah dirimu sendiri di atas dasar imanmu yang paling suci dan berdoalah dalam Roh Kudus. 21 Peliharalah dirimu demikian dalam kasih Allah sambil menantikan rahmat Tuhan kita, Yesus Kristus, untuk hidup yang kekal. 22 Tunjukkanlah belas kasihan kepada mereka yang ragu-ragu, 23 selamatkanlah mereka dengan jalan merampas mereka dari api. Tetapi tunjukkanlah belas kasihan yang disertai ketakutan kepada orang-orang lain juga, dan bencilah pakaian mereka yang dicemarkan oleh keinginan-keinginan dosa.”

Bagaimana supaya kita dapat memuridkan orang lain?

Semuanya dimulai dari diri kita sendiri. “bangunlah dirimu sendiri di atas dasar imanmu yang paling suci”, iman kita hanya bisa terbangun ketika kita sungguh-sungguh memprioritaskan hubungan kita dengan Allah. Karena itu ditulis dalam Injil Yohanes 15:5 “Tinggallah di dalam Aku dan Aku di dalam kamu. Sama seperti ranting tidak dapat berbuah dari dirinya sendiri, kalau ia tidak tinggal pada pokok anggur, demikian juga kamu tidak berbuah, jikalau kamu tidak tinggal di dalam Aku. Maukah kita dibimbing menjadi seorang murid? Siapkah kita diajar menjadi seorang murid? Siapakah kita digembalakan oleh seorang yang dipanggil dan mau dipakai Tuhan untuk memuridkan kita? Sebagai seorang hamba Tuhan ini salah satu ayat yang paling saya takuti, 1 Korintus 11:1 “Jadilah pengikutku, sama seperti aku juga menjadi pengikut Kristus.” Seorang gembala atau pelayan harus menjadi role model bagaimana mengikuti Yesus, sehingga dapat berkata ikutilah teladanku.

Ketika seorang sudah memiliki hubungan dengan Tuhan, maka dia akan dipakai Allah untuk menjangkau orang lain, dikatakan “selamatkanlah mereka dengan jalan merampas mereka dari api”. Bagaimana untuk menjangkau? Yesus sudah katakan dalam Matius 28:18-20, “Yesus mendekati mereka dan berkata: ”Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi. 19 Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, 20 dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman.

Pergilah artinya melangkah, perkataan ini bukan sebuah ajakan namun sebuah perintah untuk murid-murid-Nya yang sudah hidup bersama-sama dengan Dia, yang sudah dipulihkan kembali setelah kebangkitan-Nya. Pergi keluar dari zona nyaman, pergi sampaikan berita tentang Kristus kepada orang-orang yang masih diluar gereja, kepada keluarga, sahabat dalam pekerjaan.

Jadikan orang lain menjadi murid Kristus, baptis mereka dalam nama Allah Tritunggal sebagai satu pengakuan bahwa seorang mau mengikuti Kristus, baptisan juga sebagai satu simbol akan pengampunan dosa dalam Kristus. Selanjutnya mengajarkan kepada mereka apa yang sudah Yesus lakukan, karena itulah belajar tentang Kristus adalah utama supaya dapat mengajar orang lain. Semua orang percaya dipanggil untuk mengajar orang lain menjadi murid Kristus. Dan kita harus yakin bahwa ketika memberi diri kita memuridkan orang lain maka kita tidak berjalan sendiri, Allah yang pasti menyertai kita.

Karena itu Paulus katakan dalam 1 Kor 9:16, Karena jika aku memberitakan Injil, aku tidak mempunyai alasan untuk memegahkan diri. Sebab itu adalah keharusan bagiku. Celakalah aku, jika aku tidak memberitakan Injil. Memberitakan Injil bukan untuk menyombongkan diri, bukan untuk mencari pujian manusia, bukan untuk dikenal. Tetapi itu menjadi satu keharusan karena kita telah diselamatkan. Memberitakan Injil adalah bentuk ucapan syukur atas apa yang telah Tuhan Yesus lakukan untuk kita manusia berdosa. Kisah Para Rasul 20:24, Tetapi aku tidak menghiraukan nyawaku sedikit pun, asal saja aku dapat mencapai garis akhir dan menyelesaikan pelayanan yang ditugaskan oleh Tuhan Yesus kepadaku untuk memberi kesaksian tentang Injil kasih karunia Allah.


1. Kenapa kita harus menjadikan orang lain murid?
2. Bagaimana supaya kita dapat memuridkan orang lain?
3. Siapa yang Tuhan ingin saya bimbing menjadi murid?
4. Apa saya bersedia memberitakan Injil?
JOIN OUR MAILING LIST:

© 2017-2026 Ferdy Gunawan
ADDRESS:

2401 Alcott St.
Denver, CO 80211
WEEKLY PROGRAMS

Service 5:00 - 6:30 PM
Children 5:30 - 6:30 PM
Fellowship 6:30 - 8:00 PM
Bible Study (Fridays) 7:00 PM
Phone (303) 961-3175
Email Address: Click here
Back to content