Siapakah Aku?
Published by Olwin Gosal in 2025 · 31 August 2025
Saudaraku, apa sebenarnya masalah terbesar semua manusia dalam dunia ini? Sebagian orang akan menjawab masalah relasi, masalah ekonomi, masalah pekerjaan. Hari ini mari kita pelajari bahwa ada masalah yang jauh lebih besar dan serius dari semua yang diatas. Dan masalah tersebut hanya dapat diselesaikan oleh Allah.
Roma 5:8 (NIV) But God demonstrates his own love for us in this: While we were still sinners, Christ died for us. (TB) Akan tetapi Allah menunjukkan kasih-Nya kepada kita, oleh karena Kristus telah mati untuk kita, ketika kita masih berdosa.
Akan tetapi Allah menunjukkan kasih-Nya kepada kita, sebenarnya siapa kita sehingga Allah menunjunjukkan kasihNya kepada kita? Apakah kita layak untuk dikasihi? Alkitab begitu gamblang menjelaskan tentang siapa dan bagaimana kehidupan manusia sesungguhnya. Allah menciptakan manusia dengan sangat istimewa, tetapi yang terjadi setalah Adam dan hawa jatuh dalam dosa. Putusnya hubungan manusia dengan Allah yang Adalah pencipta mereka, Kehancuran hidup, manusia hidup dalam segala kejahatan, melawan Allah dan tidak berpikir untuk melakukan kehendak Allah yang telah menciptakan mereka.
Dalam Kejadian 6:5 Ketika dilihat Tuhan , bahwa kejahatan manusia besar di bumi dan bahwa segala kecenderungan hatinya selalu membuahkan kejahatan semata-mata. Selanjutnya Mazmur 51:5 Sesungguhnya, dalam kesalahan aku diperanakkan, dalam dosa aku dikandung ibuku.
Hal pertama yang sangat penting adalah kesadaran penuh bahwa kita Adalah manusia berdosa yang sebenarnya sangat layak untuk menerima hukuman, layak untuk dibinasakan karena dosa. Tidak ada hal apapun yang kita dapat banggakan, kita sama sekali tidak memiliki kemampuan untuk keluar dari ikatan dosa dan kuasa kegelapan. Roma 5:8 'Akan tetapi Allah menunjukkan kasih-Nya kepada kita, oleh karena Kristus telah mati untuk kita, ketika kita masih berdosa. '
Ketika Allah menunjukkan kasihNya kepada kita, maka hal itu sepenuhnya adalah keputusan dan kehendak Allah sendiri, sama sekali tidak ada campur tangan manusia didalamnya. Allah melakukannya bukan karena kita melakukan kebaikan, bukan karena manusia telah mengasihi Allah dan mengikuti kehendakNya, tidak! Dikatakan bahwa Allah melakukan hal itu waktu manusia masih berdosa, aktif melawan Allah, menjauh dari Allah dan tidak peduli kepada Allah sebagai sang pencipta yang agung.
Saat ini sadarkah bahwa kita adalah manusia yang berdosa? Apabila seorang sadar bahwa ia adalah manusia berdosa maka itu adalah anugerah yang besar dari Allah. Mengapa? Karena hal itu menjadi langkah awal seorang disadarkan bahwa ia membutuhkan penolong untuk dapat lepas dan bebas dari dosa. Karena sesungguhnya dosa adalah masalah terbesar dalam dunia dan hanya dapat diselesaikan oleh Allah.
Hal kedua yang kita renungkan bahwa Allah menunjukkan kasih-Nya, inilah dasar iman, pengajaran Kristen. Dimana Allah yang terlebih dahulu mencari manusia yang berdosa. Dan hal ini sangat berbeda dengan ajaran kepercayaan manapun yang mengajarkan bahwa manusia dengan segala perbuatan baiknya dapat mendekat kepada Allah, bahkan dapat diselamatkan karena kesalehannya.
Dikatakan “oleh karena Kristus telah mati untuk kita, inilah bukti nyata kasih Allah yang menyerahkan anak-Nya menderita dan mati demi manusia yang melawan Dia. Inilah kasih terbesar bagi dunia yang rusak, hancur. 'John 15:13' Greater love has no one than this: to lay down one’s life for one’s friends. (TB) Tidak ada kasih yang lebih besar dari pada kasih seorang yang memberikan nyawanya untuk sahabat-sahabatnya.
1 Petrus 3:18 Sebab juga Kristus telah mati sekali untuk segala dosa kita, Ia yang benar untuk orang-orang yang tidak benar, supaya Ia membawa kita kepada Allah; Ia, yang telah dibunuh dalam keadaan-Nya sebagai manusia, tetapi yang telah dibangkitkan menurut Roh.
Hanya kasih Allah yang dikerjakan dalam Kristus yang dapat menyelesaikan dosa! Karena itu tidak ada seorangpun yang dapat merdeka dari dosa jika ia tidak memiliki Kristus dalam hidupnya. Meskipun sampai hari ini masih banyak orang yang meremehkan, menghujat dan tidak percaya kepada Kristus dan karyaNya.
Dikatakan “Ketika kita masih berdosa, artinya bahwa ada waktu dimana manusia memang dikuasai dosa tapi ketika ia dimengalami kasih Allah dalam Kristus Yesus maka pasti mengalami perubahan, pemulihan dan pembenaran. Saudaraku, kita mungkin sudah lama menjadi seorang Kristen, bahkan kita lahir dari keluarga Kristen. tapi apa dasar kita menjadi seorang Kristen sampai hari ini? Mungkinkah kita berpikir saya harus punya agama seperti orang lain pada umumnya? Artinya menjadi Kristen sebagai identitas semata dan beribadah menjadi sebatas rutinitas.
Hari ini Allah mengingatkan kita bahwa seharusnya kita menjadi seorang Kristen karena menerima dan meyakini akan kasih Allah yang ajaib, yang Ia tunjukkan ketika kita masih berdosa. dan ingat, kasih Allah itulah yang mengubahkan kehidupan kita manusia. Mengubahkan segalanya, mengubah status kita dari seorang berdosa menjadi seorang yang dibenarkan dan dikuduskan, mengubah tujuan hidup kita, motivasi hidup kita, cara hidup kita.