May 07, 2017 - rif

rif
Persekutuan Riverside Indonesia
join
us
Go to content

Main menu:

Khotbah > 2017
Allah Kebangkitan
7 Mei 2017

Paulus adalah seseorang yang membawa kepada kota besar itu khusus apa yang dibutuhkan kota itu. Pesannya kepada Atena, 2000 tahun yang lalu, sekarang juga relevan bagi setiap kota di dunia ini. Pertama, dia adalah orang Yahudi. Dia ahli dalam hal hukum dan tradisi. dan tahu dan mengikuti dengan seksama semua upacara-upacara agama Yahudi. Dia seorang Farisi yang berarti bahwa dia sangat serius tentang hal-hal agama. Dan dia adalah guru dan pemimpin yang kuat.

Dia juga warga-negara Romawi. Dia pintar dalam hal-hal sekuler, sama seperti terampil dalam hal-hal religius. Dia tahu sepenuhnya tentang hal politik, militer bahkan juga hal olah raga. Dia dibimbing sarjana Yahudi terbesar yaitu pria yang bernama Gamaliel. Dia dibesarkan di kota asalnya Tarsus dalam kebudayaan dan filsafat Yunani. Dan dia memiliki kecerdasan brilian dan komitmen terfokus kepada perkara yang dia percaya.

Integritasnya besar sekali. Dia memiliki kemampuan yang menakjubkan untuk menulis dengan jelas dan berbicara dengan cara yang sama. Dia menunjukkan keberanian tanpa takut, bahkan dalam menghadapi kematian. Dia baca banyak dan dia sering berjalan-jalan. Dan dia dipilih secara pribadi oleh Yesus Kristus yang sudah bangkit untuk menjadi salah satu dari perwakilan resmi-Nya untuk memproklamirkan Injil kayu salib dan kebangkitan itu.

Pada suatu hari dia datang kepada kota paling terkenal di dunia kuno, yaitu kota Atena. Pada waktu itu, itu pusat sastra, seni dan filsafat di dunia. Dan juga pusat agama dan politik di dunia, Itulah kota penuh ide-ide. Dan meskipun di abad pertama itu Atena di bawah kekuasaan Romawi, kota itu masih independen secara intelektual.

Dan di tengah-tengah kota itu ada titik fokus yang dinamakan Acropolis. Disitu ada koleksi patung-patung dan banyak dewa-dewa dan filsuf-filsuf. Itu kotanya Socrates dan Plato. Itu juga tempat yang diadopsi oleh Aristotle, Epicurus dan Zeno. Dan beberapa sejarawan mengatakan bahwa sastra dan patung di Athena tidak pernah akan dapat dibandingkan dalam sejarah dunia. Dalam setiap arti, itulah puncak pencapaian manusia di dunia pada saat itu.

Dan kepada kota besar itu datanglah Paulus, tersendiri, dibenci dan dikejar. Dia sedang melarikan diri dari orang-orang yang ingin membunuhnya. Namun kota itu langsung ada pengaruh terhadapnya, yang menyebabkan dia mempengaruhi kota itu. Marilah kita meneruskan di KPR 17. Disitu tertulis kisah penyebaran Injil kebangkitan. Tokoh utama dalam bagian pertama Kisah Para Rasul adalah Petrus. Tokoh utama di bagian kedua Kisah Para Rasul adalah Paulus.

Kedua-duanya adalah saksi mata Kristus yang bangkit yang diberi kewajiban untuk berkhotbah kebangkitan itu. Dalam pemberitaannya, Paulus ditempatkan di Athena. Ayat 16, “Sementara Paulus menantikan mereka di Atena, sangat sedih hatinya karena ia melihat, bahwa kota itu penuh dengan patung-patung berhala.” Paulus sedang menunggukan Silas dan Timotius dan apa yang dia lihat adalah jiwa-jiwa orang disitu.

Dia tidak terpengaruh semua marmer dan emas. Namun agama kota itu yang sudah menyebar luas menyebabkan ada emosi negatif sekali. Setiap orang yang melihat kota itu dan melihat jiwa-jiwa yang menyembah berhala di kota itu, melihat juga kehampaan agama palsu dan karena itu merasa sedih. Ayat 17 mengatakan, “Karena itu di rumah ibadat ia bertukar pikiran dengan orang-orang Yahudi dan orang-orang yang takut akan Allah, dan di pasar setiap hari dengan orang-orang yang dijumpainya di situ.” Dan kita tahu bahwa dia selalu menyampaikan Kristus.

Reaksinya cepat di ayat 18, “Dan juga beberapa ahli pikir dari golongan Epikuros dan Stoa bersoal jawab dengan dia dan ada yang berkata: "Apakah yang hendak dikatakan si peleter ini?" Si peleter itu berarti orang pemetik benih. Mereka mengejek dan menghinanya. Dia seperti orang yang tidak berpendidikan yang ingin membagikan ide-ide-ide filosofis dangkal, seperti itu masuk akal. Memang itu kedengarannya adalah reaksi khas terhadap pendeta-pendeta Injil sekarang dari filsuf-filsuf dan profesor-profesor universitas.

Ada beberapa orang yang pendapatnya lebih baik. Ayat 18 meneruskan, “Tetapi yang lain berkata: "Rupa-rupanya ia adalah pemberita ajaran dewa-dewa asing." Sudah jelas, orang Epikurian dan orang Stoik membencinya, karena dia mengatakan bahwa Allah adalah yang Dia katakan, dan bahwa Allah dalam bentuk manusia hanya di dalam satu orang. Dan pada akhir ayat 18, dia berkhotbah bahwa Yesus adalah Allah dalam bentuk manusia, dan bahwa Dia mati dan bangkit kembali.

Dan disini Paulus menyampaikan berita yang khusus perlu didengar kota itu. Mereka perlu mendengar berita kebangkitan. Mereka perlu tahu bahwa hdup kekal hanya akan datang melalui Kristus. Mereka perlu mengerti bahwa Allah menjadi manusia. dan manusia itu adalah Yesus Kristus yang hidup sempurna dan mati kematian tebusan. Dia membayar hukuman atas dosa-dosa Anda dan saya. Dia bangkit dari antara orang mati supaya Dia menyediakan bagi kita kehidupan kekal.

Nah ada proses yang perlu diikuti jika Anda ingin mengumumkan ada dewa baru dan mau mendiskusikan filsafat baru. Ayat 19, “Lalu mereka membawanya menghadap sidang Areopagus dan mengatakan: "Bolehkah kami tahu ajaran baru mana yang kauajarkan ini?” Aeropagus sekarang dinamakan Mars Hill, yang tidak jauh dari Parthenon yang besar itu dimana Mahkamah Agung Atena bertemu. Orang Epicurean dan Stoik juga ikut mendengar.

Namun ada orang lain yang juga ingin tahu apa yang dia akan bicarakan. Dan alasannya diberikan di ayat 21, “Adapun orang-orang Atena dan orang-orang asing yang tinggal di situ tidak mempunyai waktu untuk sesuatu selain untuk mengatakan atau mendengar segala sesuatu yang baru.” Apa yang mereka alami tidak memuaskan mereka, dan tidak ada jawaban pertanyaan akhir. Mereka memiliki begitu banyak dewa-dewa dan agama-agama tetapi hati mereka tetap kosong. Jadi mereka terbuka terhadap hal-hal baru.

Jadi Paulus ada disitu bersama dengan orang-orang elite kota itu, para filsuf, para pemimpin, para hakim, para pihak berwenang dan mereka semua ingin tahu apa yang dia percaya. Pada dasarnya dia memberikan mereka khotbah tiga titik. Saya berada disini untuk memperkenalkan Anda kepada satu-satunya Allah yang benar dan hidup. Titik nomor satu, Allah ini dapat dikenal. Penderitaan orang agnostik adalah bahwa Anda tidak pernah akan tahu. Ayat 22, “Paulus pergi berdiri di atas Areopagus dan berkata: "Hai orang-orang Atena, aku lihat, bahwa dalam segala hal kamu sangat beribadah kepada dewa-dewa.”

Kemudian dia mengatakan kepada mereka di ayat 23, “Sebab ketika aku berjalan-jalan di kotamu dan melihat-lihat barang-barang pujaanmu, aku menjumpai juga sebuah mezbah dengan tulisan: KEPADA ALLAH YANG TIDAK DIKENAL. Apa yang kamu sembah tanpa mengenalnya, itulah yang kuberitakan kepada kamu.” Kalian menyembah dalam ketidaktahuan. “Marilah saya memperkenalkan Anda kepada satu-satunya Allah yang benar.”

Bahkan Albert Einstein pernah dikutip ketika dia ditanyanakan apakah ada Pencipta. “Tentu saja ada kuasa kosmik. Jika Anda tidak percaya itu, itu bodoh, namun kita tidak pernah dapat mengenal-Nya.” Namun Einstein disini salah. Allah bukan Allah yang tidak dapat dikenal. Allah dapat dikenal dan Paulus mengatakan kepada mereka, saya akan memperkenalkan-Nya kepada Anda.

Titik kedua, Allah adalah Roh Kekal. Dan Paulus mendefinisikan karakter Allah di ayat 24 sampai 29, “Allah yang telah menjadikan bumi dan segala isinya, Ia, yang adalah Tuhan atas langit dan bumi, tidak diam dalam kuil-kuil buatan tangan manusia, 25 dan juga tidak dilayani oleh tangan manusia, seolah-olah Ia kekurangan apa-apa, karena Dialah yang memberikan hidup dan nafas dan segala sesuatu kepada semua orang. 26 Dari satu orang saja Ia telah menjadikan semua bangsa dan umat manusia untuk mendiami seluruh muka bumi dan Ia telah menentukan musim-musim bagi mereka dan batas-batas kediaman mereka

27 supaya mereka mencari Dia dan mudah-mudahan menjamah dan menemukan Dia, walaupun Ia tidak jauh dari kita masing-masing. 28 Sebab di dalam Dia kita hidup, kita bergerak, kita ada, seperti yang telah juga dikatakan oleh pujangga-pujanggamu: Sebab kita ini dari keturunan Allah juga. 29 Karena kita berasal dari keturunan Allah, kita tidak boleh berpikir, bahwa keadaan ilahi sama seperti emas atau perak atau batu, ciptaan kesenian dan keahlian manusia.”

Paulus memperkenalkan Allah yang benar kepada mereka sebagai Sang Pencipta. Mereka percaya bahwa Allah adalah zat tetapi Paulus mengatakan, “Zat itu tidak kekal dan Anda bukan Allah. Allah adalah Allah, Dia menciptakan segala yang ada, termasuk Anda. Allah adalah Allah Pencipta. Allah adalah Allah yang menguasai waktu dan materi.” Allah itu tidak seperti dikatakan orang Mormon, manusia yang disempurnakan yang dulunya adalah ciptaan sama seperti kita tetapi semakin lama semakin baik sehingga akhirnya dia menjadi Allah. Tidak, Allah adalah sang Pencipta.

Kedua, dia mengatakan, “Allah adalah pemilik segalanya yang Dia ciptakan. Dia adalah Tuhan Surga dan bumi. Dia adalah Tuhan segalanya. Ketiga, dia mengatakan, Allah yang adalah sang Pencipta dan pemilik seluruh ciptaan-Nya, tidak tinggal di dalam kuil yang dibikin tangan manusia.” Itu berarti Dia adalah transenden. Dia berada diluar batas fisik. Dia adalah Roh Kekal. Allah bukan Allah yang dibikin dengan tangan manusia. Allah menciptakan Anda. Dialah Sang Pencipta.

Karena itu Perintah Kedua di dalam Sepuluh Perintah mengatakan, “jangan membuat bagimu patung yang menyerupai apapun.” Janganlah mengecilkan Allah dan membatasi Allah dengan suatu bentuk, Mazmur 139 mengatakan Allah itu ada dimana-mana, “7 Ke mana aku dapat pergi menjauhi roh-Mu, ke mana aku dapat lari dari hadapan-Mu? 8 Jika aku mendaki ke langit, Engkau di sana; jika aku menaruh tempat tidurku di dunia orang mati, di situpun Engkau. 9 Jika aku terbang dengan sayap fajar, dan membuat kediaman di ujung laut, 10 juga di sana tangan-Mu akan menuntun aku, dan tangan kanan-Mu memegang aku.”

Paulus mengatakan, “Dia juga pemberi dan penopang hidup. Dan Dia tidak dilayani tangan manusia, sepertinya Dia memerlukan sesuatu, karena Dialah yang memberikan hidup dan nafas dan segala sesuatu.” Dialah penopang Mahakuasa. Roma 11:35-36 menanyakan, “siapakah yang pernah memberikan sesuatu kepada-Nya, sehingga Ia harus menggantikannya? 36 Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia: Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!”

Kemudian Paulus mengatakan di ayat 26, Allah berkuasa diatas segalanya. Dia membuat dari Adam semua bangsa. Dari Adam datanglah Hawa. Dan dari pasangan ini datanglah semua manusia sampai ke Nuh dan keluarganya pada air bah. Kemudian dari mereka datanglah sisa kemanusiaan. dan Alah menentukan waktu yang tertentu, dan Allah yang mendirikan batas tempat tinggal mereka. Dan Allah menentukan tempat mereka dalam sejarah dan tempat mereka di peta.

Dan ini langsung memukul kebanggaan orang Athena, karena mereka memandang diri mereka sebagai orang buatan sendiri. Mereka melihat mereka sendiri sebagai orang unik, dan mereka benci orang lain yang mereka pandang sebagai orang barbar yang buta huruf dan tidak berbudaya. Namun mereka itu bukan buatan sendiri. Mereka adalah apa yang mereka ada karena Allah. Allah telah menjadikan mereka satu bangsa. Allah telah menentukan mereka ada disitu pada waktu itu dalam sejarah. Allah berdaulat atas sejarah.

Kemudian di ayat 27 dan 28, Paulus mengatakan, “Allah itu dekat.” Doktrin ini berarti, “Semua bangsa yang telah ditentukan Allah harus mencari Allah, supaya mereka dapt menemukan-Nya karena Dia tidak jauh dari kami semua.” Iya, memang Dia diluar waktu dan diluar spasi, namun pada saat yang sama tetap Dia dekat. Artinya, dia tidak jauh dari kita, Anda dapat mengenal-Nya.

Bahkan di ayat 28 dikatakan, “Di dalam Dia kita hidup, kita bergerak dan kita berada.” Dia memegang kita bersama. Alam semesta tidak berlangsung secara kebetulan secara acak. Itu berjalan berdasarkan hukum-hukum yang tetap karena yang mengatur semuanya adalah Allah. Dan Allah tidak jauh dari kita masing-masing. Jadi dia mengatakan kepada mereka, Kalian telah mencari Allah yang dapat memuaskan hatimu sepanjang hidup. Allah yang dapat dikenal. Namun Dia dekat kepada kita.

Kemudian Paulus menambahkan di ayat 28, “seperti yang telah juga dikatakan oleh pujangga-pujanggamu: Sebab kita ini dari keturunan Allah juga.” Dia mengacu kepada Epimenides dan Aradus yang berdua telah menulis tentang fakta bahwa ada Allah yang telah menciptakan manusia dan Allah itu dapat dikenal secara pribadi. Jadi Paulus mengatakan, “Ada beberapa diantara Anda yang telah melihat Penciptaan dan telah mengambil kesimpulan yang benar. Memang ada Allah yang menciptakan semua itu, dan kita mirip sedikit dengan Dia.

Kemudian dia mengatakan ada titik ketiga, Allah telah berbicara. Informasi di titik satu dan dua cukup untuk menyalahkan Anda, tetapi tidak cukup untuk menyelamatkan Anda. Wahyu natural hanya dapat menghakimi Anda. Anda perlu wahyu khusus dan spesial untuk menyelamatkan Anda. Ayat 30-31, “Dengan tidak memandang lagi zaman kebodohan, maka sekarang Allah memberitakan kepada manusia, bahwa di mana-mana semua mereka harus bertobat. 31 Karena Ia telah menetapkan suatu hari, pada waktu mana Ia dengan adil akan menghakimi dunia oleh seorang yang telah ditentukan-Nya, sesudah Ia memberikan kepada semua orang suatu bukti tentang hal itu dengan membangkitkan-Nya dari antara orang mati."

Allah sangat sabar sepanjang sejarah manusia sejak air bah itu, ketika Dia menghancurkan seluruh dunia. Dan kita berada sekarang disini, 4500 tahun kemudian, dan Dia masih belum menghancurkan dunia sejak air bah itu. Jadi dia mengatakan, “Sekarang Allah menyatakan kepada semua orang dimana-mana untuk bertobat. Sudah waktunya Anda bertobat dari dosa-dosamu dan penyembahan berhalamu. Sudah waktunya untuk berpaling kepada Allah yang benar dan Anak-Nya Tuhan Yesus Kristus.

Mengapa? Karena Allah telah menentukan suatu hari. Seratus duapuluh tahun sebelum air bah itu Allah datang kepada Nuh dan mengatakan, “saya akan menghancurkan seluruh dunia 120 tahun dari sekarang.” Dan Allah menentukan hari itu. Satu minggu sebelum air bah itu datang Dia mengatakan, “Masuklah kedalam bahtera itu. Saya akan menutup pintu karena dalam tujuh hari air bah itu akan datang.” Nah Allah telah menentukan satu hari lain. “Ia telah menetapkan suatu hari, pada waktu mana Ia dengan adil akan menghakimi dunia.”

Kali ini dengan api dan penghakiman, Dia akan menghakimi dengan kebenaran. Dan bukan saja Dia sudah menentukan suatu hari, tetapi Dia telah memilih seseorang yang telah ditentukan. Siapakah hakim itu? Dia memilih seseorang, dan dia menyediakan bukti kepada semua orang tentang penghakiman itu dengan membangkitkan-Nya dari antara orang mati.

Apakah Anda mengerti bahwa Allah disatu sisi membangkitkan Yesus menjadi Juruselamat kita, namun juga disisi lain menjadi hakim kita? Wah luar biasa mereka tidak menganiayanya. Apakah terjadi? Paulus pasti menceritakan kebangkitan orang mati yang terjadi waktu ada penghakiman, dimana semua orang dari semua abad akan dibawa menghadap Allah dan Kristus akan menghakimi mereka sesuai dengan perbuatan mereka.

Ayat 32, “Ketika mereka mendengar tentang kebangkitan orang mati, maka ada yang mengejek, dan yang lain berkata: "Lain kali saja kami mendengar engkau berbicara tentang hal itu.” Jadi kelompok pertama mengejek tetapi ada kelompok lain yang may mendengar lebih banyak. Ayat 33-34, “Lalu Paulus pergi meninggalkan mereka. 34 Tetapi beberapa orang laki-laki menggabungkan diri dengan dia dan menjadi percaya, di antaranya juga Dionisius, anggota majelis Areopagus, dan seorang perempuan bernama Damaris, dan juga orang-orang lain bersama-sama dengan mereka.”

Jadi apakah tanggapanmu? Apakah Anda akan mengejek kebangkitan itu? Mungkin reaksi Anda adalah, “Lain kali saja kami mendengar engkau berbicara tentang hal itu.” Tahukah Anda bahwa menunda adalah sama dengan menolak? dan karena Allah saja yang tahu hari esok, Allah mengatakan waktunya adalah sekarang untuk menentukan. Kita hanya berharap dan berdoa reaksi Anda adalah untuk percaya, bertobat dan merangkul Kristus sebagai Juruselamat, supaya Dia tidak menjadi hakimmu. Marilah kita berdoa.
 
© 2016 Riverside Indonesian Fellowship | Hak cipta terjamin.
Back to content | Back to main menu