01 Feb 2015 - rif

rif
Persekutuan Riverside Indonesia
join
us
Go to content

Main menu:

Khotbah > 2015
Tanda Anak Manusia
1 Februari 2015

Matius 24:29-31 mengatakan ini, “Segera sesudah tribulasi pada masa itu, matahari akan menjadi gelap dan bulan tidak bercahaya dan bintang-bintang akan berjatuhan dari langit dan kuasa-kuasa langit akan goncang. 30 Pada waktu itu akan tampak tanda Anak Manusia di langit dan semua bangsa di bumi akan meratap dan mereka akan melihat Anak Manusia itu datang di atas awan- awan di langit dengan segala kekuasaan dan kemuliaan-Nya. 31 Dan Ia akan menyuruh keluar malaikat-malaikat-Nya dengan meniup sangkakala yang dahsyat bunyinya dan mereka akan mengumpulkan orang-orang pilihan-Nya dari keempat penjuru bumi, dari ujung langit yang satu ke ujung langit yang lain.”

Masih ingat di Kisah Para Rasul 1:11, ketika Ia terangkat ke langit, dua malaikat datang dan mengatakan, “Yesus ini, yang terangkat ke sorga meninggalkan kamu, akan datang kembali dengan cara yang sama seperti kamu melihat Dia naik ke sorga." Dengan kata lain, caranya Dia diangkat sama dengan caranya Dia kembali secara fisik di atas awan. Yesus yang sama dengan cara yang sama.

Nah, satu cara untuk mengerti ini adalah untuk melihat urutan kedatangan kedua ini, ayat 29, “Segera sesudah tribulasi pada masa itu.” Ini adalah indikator kronologis jelas bagi kita bahwa kedatangan Tuhan yang kedua dalam kemuliaan untuk mendirikan Kerajaan-Nya akan terjadi langsung setelah periode waktu yang dinamakan Tribulasi.

Israel di akhir zaman akan berada di tanah mereka dimana mereka akan membangun kembali Bait Allah untuk menyembah Allah. Namun di pertengahan periode tujuh tahun itu antikristus akan bikin persetujuan dengan mereka, namun dalam Daniel 9 dikatakan bahwa dia akan mengingkari janji itu dan dia akan menajiskan dan mengutuk tempat kudus orang Yahudi itu. Dia akan merusak altar Allah dan dia mendirikan suatu altar bagi dia sendiri. Dia menjadikan dirinya menjadi Allah dunia. Dan ketika itu terjadi tanda telah diberikan untuk Tribulasi itu mulai.

Sekarang marilah kita melihat bagaimana Tuhan akan menyediakan keadaannya untuk kedatangan kedua. Ayat 29 lagi, “matahari akan menjadi gelap dan bulan tidak bercahaya dan bintang-bintang akan berjatuhan dari langit dan kuasa- kuasa langit akan goncang.” Seluruh alam semesta yang kita tahu mulai hancur. Di Lukas 21:25-26 dikatakan, “Dan akan ada tanda-tanda pada matahari dan bulan dan bintang-bintang, dan di bumi bangsa-bangsa akan takut dan bingung menghadapi deru dan gelora laut. 26 Orang akan mati ketakutan karena kecemasan berhubung dengan segala apa yang menimpa bumi ini, sebab kuasa- kuasa langit akan goncang.”

Satu pernyataan di akhir ayat 29 akan menolong kita mengerti ini lebih baik, ”kuasa-kuasa langit akan goncang.” Nah di surga ada pengaruh yang mengontrol. Bahkan Ibrani 1 mengatakan bahwa Anak menopang segala hal dengan kuasa perkataan-Nya. Jadi Allah sendiri di dalam Anak-Nya menopang segala sesuatu sehingga gravitas tidak berubah-ubah, sehingga orbit-orbit tidak berubah. Dan kita semua dapat merencanakan semua itu karena kuasa sorga menetap dan tidak berubah dan benda-benda langit selalu bergerak secara konsisten.

Namun tiba-tiba Tuhan merubahkan hal-hal dan kuasa yang biasanya menopang alam semesta tidak melakukan itu lagi dan ada perubahan besar sekali. Dan dunia ini terpengaruh oleh karena perubahan besar di seluruh semesta alam.

Nah apakah Tuhan mengatakan hal ini untuk pertama kalinya bahwa semua ini akan terjadi tepat sebelum Kristus datang? Apakah Anda tahu bahwa ini pernah dinubuatkan di Perjanjian Lama sebelum ini? Lihatlah Yesaya 13 dan 34. Banyak orang percaya bahwa bagian-bagian Yesaya ini hanya berhubungan dengan penghancuran Babel. Iya Yesaya memang menubuatkan penghancuran Babel, namun seringkali di Alkitab ada penggenapan sejarah dan ada penggenapan kenabian juga di masa depan nanti.

Perhatikanlah Yesaya 13:6-9, “Merataplah, sebab hari TUHAN sudah dekat, datangnya sebagai pemusnahan dari Yang Mahakuasa. 7 Sebab itu semua tangan akan menjadi lemah lesu, setiap hati manusia akan menjadi tawar, 8 dan mereka akan terkejut. Sakit mulas dan sakit beranak akan menyerang mereka, mereka akan menggeliat kesakitan seperti perempuan yang melahirkan. Mereka akan berpandang-pandangan dengan tercengang-cengang, muka mereka seperti orang yang demam. 9 Sungguh, hari TUHAN datang dengan kebengisan, dengan gemas dan dengan murka yang menyala-nyala, untuk membuat bumi menjadi sunyi sepi dan untuk memunahkan dari padanya orang-orang yang berdosa.”

Lihatlah Yesaya 13:10-12, “Sebab bintang-bintang dan gugusan-gugusannya di langit tidak akan memancarkan cahayanya; matahari akan menjadi gelap pada waktu terbit, dan bulan tidak akan memancarkan sinarnya. 11 Kepada dunia akan Kubalaskan kejahatannya, dan kepada orang-orang fasik kesalahan mereka; kesombongan orang-orang pemberani akan Kuhentikan, dan kecongkakan orang-orang yang gagah akan Kupatahkan. 12 Aku akan membuat orang lebih jarang dari pada emas tua, dan manusia lebih jarang dari pada emas Ofir.”

Lihatlah Yesaya 34:1-4, “Marilah mendekat, hai bangsa-bangsa, dengarlah, dan perhatikanlah, hai suku-suku bangsa! Baiklah bumi serta segala isinya mendengar, dunia dan segala yang terpancar dari padanya. 2 Sebab TUHAN murka atas segala bangsa, dan hati-Nya panas atas segenap tentara mereka. Ia telah mengkhususkan mereka untuk ditumpas dan menyerahkan mereka untuk dibantai. 3 Orang-orangnya yang mati terbunuh akan dilemparkan, dan dari bangkai-bangkai mereka akan naik bau busuk; gunung-gunung akan kebanjiran darah mereka. 4 Segenap tentara langit akan hancur, dan langit akan digulung seperti gulungan kitab, segala tentara mereka akan gugur seperti daun yang gugur dari pohon anggur, dan seperti gugurnya buah pohon ara.”

Jadi gambaran dari Tuhan di Matius 24 ini sesuai dengan nabi-nabi sebelum Dia dan bahkan sesudah-Nya di tulisan Perjanjian Baru. Ayat 30, “Pada waktu itu akan tampak tanda Anak Manusia di langit dan semua bangsa di bumi akan meratap dan mereka akan melihat Anak Manusia itu datang di atas awan-awan di langit dengan segala kekuasaan dan kemuliaan-Nya. Jadi Yesus telah memberikan mereka daftar tanda-tanda di Matius 34:4-14, namun Dia belum memberikan mereka tanda itu. Apakah tandanya kedatangan kerajaan? Nah, bapak-bapak gereja dulu percaya bahwa ada kayu salib terbakar yang akan memenuhi langit gelap itu. Namun bukan itu dikatakan di ayat 30.

Tanda itu adalah Anak Manusia di surga, itulah tandanya. Bahkan pada akhir ayat 30, dikatakan Dia bukan saja datang dengan mulia tetapi kemuliaan besar. Kemuliaan yang belum pernah terlihat di dunia. Kemuliaan itu begitu besar di Wahyu 6:16 sampai orang-orang mengatakan, “Runtuhlah menimpa kami dan sembunyikanlah kami terhadap Dia, yang duduk di atas takhta dan terhadap murka Anak Domba itu." Terhadap muka Yang bertakhta Yang datang dengan kemuliaan besar. Dan itulah Tuhan Yesus sendiri.

Kita dapat melihat sekilas kemuliaan Yesus di Matius 17 dimana tercatat transfigurasi itu. Yesus membawa Yakobus, Petrus dan Yohanes naik ke gunung, dan Dia membukakan selubung kedagingan-Nya, dan mereka melihat kemuliaan- Nya dan mereka mencicipi sedikit betapa besar kemuliaan kedatangan kedua- Nya. Meskipun kejadian itu kecil Petrus tidak pernah melupakan hal itu karena dia menulis di 2 Petrus 1:16, “Sebab kami tidak mengikuti dongeng-dongeng isapan jempol manusia, ketika kami memberitahukan kepadamu kuasa dan kedatangan Tuhan kita, Yesus Kristus sebagai raja, tetapi kami adalah saksi mata dari kebesaran-Nya.” Petrus melihat kemuliaan-Nya!

Jadi tandanya adalah kemuliaan Tuhan Yesus Kristus pada waktu Dia datang. Dia dapat diperbedakan, Dia dapat dikenal meskipun Dia berada dalam kemuliaan penuh. Dan juga dikatakan pada akhir ayat 30, “Pada waktu itu akan tampak tanda Anak Manusia di langit dan semua bangsa di bumi akan meratap dan mereka akan melihat Anak Manusia itu datang di atas awan-awan di langit dengan segala kekuasaan dan kemuliaan-Nya.” Dengan cara yang sama kita melihat Dia naik ke sorga, Kisah Para Rasul 1:9-11 mengatakan Dia akan kembali. Dia pergi di atas awan dan Dia akan kembali di atas awan.

Mengapa menyebut awan-awan? Tahukah Anda bahwa Perjanjian Lama mengatakan bahwa awan-awan itu adalah kendaraan Allah? Mazmur 104:1-3 mengatakan, “Pujilah TUHAN, hai jiwaku! TUHAN, Allahku, Engkau sangat besar! Engkau yang berpakaian keagungan dan semarak, 2 yang berselimutkan terang seperti kain, yang membentangkan langit seperti tenda, 3 yang mendirikan kamar-kamar loteng-Mu di air, yang menjadikan awan-awan sebagai kendaraan-Mu, yang bergerak di atas sayap angin.”

Jadi keadaannya kacau-balau, dunia penuh panik, orang-orang dimana-mana mati karena ketakutan saja. Mereka berada di dalam kegelapan dan hanya Tuhan memelihara mereka sehingga mereka dapat melihat sisa kejadian- kejadian ini. Dan ditengah kacau-balau kegelapan itu muncul kemuliaan Anak Allah di surga, dalam keagungan, keberadaan kudus Shekina tanpa selubung yang naik kendaraan Allah, yaitu awan-awan. Dan Dia pasti mengelilingi dunia karena di katakan di Wahyu 1:7, “Ia datang dengan awan-awan dan setiap mata akan melihat Dia.” Itulah tandanya.

Sekarang lihatlah sebentar Zakharia 14:6. Jika kita menterjemahkan ayat ini langsung dari Bahasa Ibrani harfiah kita mendapat gambaran yang lebih jelas, “Maka pada waktu itu tidak ada cahaya.” Itu tepat sama dengan apa yang dikatakan Yesus di ayat 29, “matahari akan menjadi gelap dan bulan tidak bercahaya dan bintang-bintang akan berjatuhan dari langit.” Zakharia mengatakan juga tidak ada cahaya. Pokoknya, itu berhubungan dengan matahari, bulan dan bintang-bintang.

Kemudian Zakharia 14:7 mengatakan, “tetapi akan ada satu hari, dimana hari itu hanya diketahui oleh Yehova.” Zakharia mengatakan tidak ada orang yang dapat menggambarkan hari itu. Tidak ada penjelasan ilmiah untuk hari itu. Tidak ada manusia yang dapat mengerti hari itu. Itu satu hari yang hanya dapat dijelaskan Allah. Kemudian sisa ayat 7 itu mengatakan, “dengan tidak ada pergantian siang dan malam.” Karena tidak ada benda-benda langit lagi kita tidak tahu itu siang atau malam. Karena itu Yeremia 30:7 mengatakan, “alangkah hebatnya hari itu, tidak ada taranya.”

Namun sisa ayat 7 itu mengatakan pada akhirnya hari itu, “dan malampun menjadi siang.” Pada akhir periode kenabian, cahaya akan kembali. Dan apakah cahaya itu? Itu adalah tanda Anak Manusia dari surga yang datang diatas awan-awan surga dengan kuasa dan kemuliaan besar. Betapa cerah cahaya itu? Yah di Wahyu 21:23 dan Wahyu 22:5 dikatakan bahwa kota Yerusalem kekal, di dalam surga dari surga selamanya, tidak ada cahaya kecuali Anak Domba sendiri, Allah adalah terang satu-satunya.

Jadi apakah akan terjadi dengan semua orang Kristen? Gereja akan diangkat mungkin tujuh tahun sebelum tribulasi mulai untuk berada bersama Tuhan. Kita akan merayakan perjamuan kawin Anak Domba (Wahyu 19:9) dan akan ada waktu pemberian upah. Mengapa? Karena di Wahyu 3:10 Allah mengatakan, “Aku akan melindungi engkau dari hari pencobaan yang akan datang atas seluruh dunia untuk mencobai mereka yang diam di bumi.” 1 Tesalonika 1:10 mengatakan, “Yesus menyelamatkan kita dari murka yang akan datang.”

Apakah itu berarti bahwa kita tidak akan melihat hal itu? Marilah saya menjawabnya dengan cara ini. Kolose 3:4, “Apabila Kristus, yang adalah hidup kita, menyatakan diri kelak,” ketika Dia muncul bagi seluruh dunia dan datang dalam kemuliaan-Nya, “kamupun akan menyatakan diri bersama dengan Dia dalam kemuliaan.” Wah, itu kebenaran besar sekali. Anda tidak berada dibawah, Anda sudah berada diatas. Dan pada saat Dia datang dalam kemuliaan-Nya, Anda juga akan muncul bersama Dia dalam kemuliaan.

Di Wahyu 19:7, kita diberi gambaran dari perjamuan kawin Anak Domba ketika Tuhan dipersatukan ke gereja-Nya yang ditebus, pengantin-Nya. Itu dinamakan pernikahan Anak Domba. Kemudian ayat 14, “Dan semua pasukan yang di sorga,” yaitu jiwa-jiwa yang telah ditebus termasuk gereja dan orang kudus Perjanjian Lama yang telah ditebus yang juga termasuk tamu-tamu yang diundang ke perjamuan perkawinan. Ayat 9, “Berbahagialah mereka yang diundang ke perjamuan kawin Anak Domba." Ayat 8, “Dan kepadanya dikaruniakan supaya memakai kain lenan halus yang berkilau-kilauan dan yang putih bersih!" (Lenan halus itu adalah perbuatan-perbuatan yang benar dari orang-orang kudus.) Dan kita semua keluar dari surga bersama.

Perhatikanlah akhir ayat 30, “Anak Manusia itu datang di atas awan-awan di langit dengan segala kekuasaan,” itu perkataan untuk kekuatan. Dia berkuasa atas segala ciptaan alam semesta. Dia berkuasa atas Iblis. Dia berkuasa atas setan-setan. Dia berkuasa membantai semua orang yang menolak Kristus di seluruh dunia. Dia berkuasa untuk mendirikan kerajaan-Nya. Dia berkuasa untuk menebus orang pilihan-Nya. Kuasa-Nya tak tertanding. Kuasanya begitu besar sehingga hal-hal yang dihancurkan dalam kekacauan kegelapan dan kekacauan di dunia langsung dibenarkan.

Ketika kaki-Nya menyentuh bukit Zaitun, Zakharia 14:1-4 mengatakan semuanya mulai berubah. Dia kembali ketempat dimana Dia diangkat sebelumnya. Dan disitulah Dia akan mendirikan kerajaan-Nya. Dan Dia datang dengan pedang dari mulut-Nya, kata Wahyu 19, dan Dia akan memusnahkan semua orang yang menolak-Nya yang masih hidup, dan mereka akan ditempatkan di neraka kekal. Kemudian Dia akan membentuk kemuliaan kerajaan-Nya. Daniel 9:24 mengatakan, “Dia melenyapkan kefasikan, untuk mengakhiri dosa, untuk menghapuskan kesalahan, untuk mendatangkan keadilan yang kekal.”

Kata kunci lain di ayat 30, “semua bangsa di bumi akan meratap.” Lihatlah kata “meratap”, ketika Ia datang akan ada ratapan. Mereka tidak akan bertobat, namun mereka akan mengutuk dan menghujat Allah. Seperti dikatakan di Wahyu 18:2, “Sudah rubuh, sudah rubuh Babel, sistim dunia besar itu. Ayat 22, “Dan suara pemain-pemain kecapi dan penyanyi-penyanyi, dan peniup-peniup seruling dan sangkakala, tidak akan kedengaran lagi di dalammu.” Musik tiba- tiba akan berhenti di seluruh dunia karena bencana itu terlalu besar. Jadi orang bukan Yahudi akan meratap.

Tetapi orang Yahudi juga akan meratap. Zakharia 12:10 mengatakan, “mereka akan memandang kepada Dia yang telah mereka tikam, dan akan meratapi Dia seperti orang meratapi anak tunggal.” Mereka akan menyadari bahwa mereka telah menikam Mesias mereka. Kemudian dikatakan di Zakharia 13:1, “Pada waktu itu akan terbuka suatu sumber bagi penduduk Yerusalem untuk membasuh dosa dan kecemaran.” Penebusan mereka sudah dekat, dan pada saat itu hasil pekerjaan seratus empatpuluh empat ribu itu dan buah Injil yang disampaikan malaikat itu akan bertemu dan pada saat itu seluruh Israel akan diselamatkan, kata Roma 11.

Dan di ayat 31, kata “orang pilihan-Nya.” Setelah Dia menghakimi semua orang dan ratapan itu sudah terjadi, ratapan mereka akan meninggal dalam penghakiman kekal, dan ratapan mereka yang bertobat, Dia akan mengutus malaikat-malaikat-Nya. Para malaikat adalah para pengumpul bagi Allah. Mereka akan mengumpulkan orang-orang untuk Allah. Di Matius 13 kita melihat mereka di beberapa perumpamaan dimana mereka mengumpulkan orang untuk dihakimi, untuk membawa mereka kepada Allah. Namun pada saat ini mereka bukan mengumpulkan orang untuk dihakimi, melainkan mereka dikumpulkan untuk dimuliakan.

Dan dengan suara sangkakala, para malaikat, utusan Allah itu pergi dan mengumpulkan orang-orang pilihan-Nya, yang telah ditebus yang tersebar dimana-mana selama pekerjaan yang seratus empatpuluh empat ribu itu yang pergi keseluruh bumi. Dan pada waktu malaikat abadi memberitakan injil ada juga orang yang bertobat. Dan malaikat-malaikat itu pergi keseluruh dunia untuk mengumpulkan mereka dari keempat penjuru, dengan kata lain mereka dikumpulkan dari semua tempat, tidak ada satu orang yang ketinggalan.

Begitulah caranya semuanya akan berakhir. Itu tidak mungkin akan lama sekali. Dan ketika orang Kristen akan diangkat tujuh tahun sebelum tribulasi terjadi, sebaiknya kita menyiapkan diri. Jadi tanyakan dirimu: Anda ada dimana? Tujuan kekal Anda dipertaruhkan. Apakah Anda menjadi bagian tribulasi disini atau menjadi bagian kemuliaan diatas? Itu pilihanmu. Dengan anugerah Allah pada waktu Roh Kudus mempengaruhi hati Anda, saya berdoa Anda merespon kepada sang Juruselamat. Marilah kita berdoa.
 
© 2016 Riverside Indonesian Fellowship | Hak cipta terjamin.
Back to content | Back to main menu