18 Jan 2015 - rif

rif
Persekutuan Riverside Indonesia
join
us
Go to content

Main menu:

Khotbah > 2015
Tanda-tanda Kedatangan Kedua
18 Januari 2015

Kita sekarang sedang melihat Matius 24, khotbah di Bukit Zaitun yang besar ini yang diberitakan oleh Tuhan kita untuk mengajar kita tentang kedatangan-Nya sendiri yang kedua. Murid-murid-Nya telah menanyakanNya suatu pertanyaan di ayat 3 yang menyebabkan khotbah penting ini. Mereka ingin tahu kapan Mesias akan menghakimi musuh-musuh-Nya, memurnikan Yerusalem, mengumpulkan kembali semua orang Yahudi yang tersebar dan mendirikan kerajaan-Nya.

Yesus memberi jawaban yang terpanjang dibanding pertanyaan yang lain yang pernah ditanyakan di Perjanjian Baru. Dia mengatakan kepada mereka bahwa Dia akan datang kembali di masa depan. Namun mulai dengan ayat 4, Yesus mengatakan bahwa ada beberapa hal yang akan terjadi sebelum Dia datang kembali. Pada saat hal-hal itu terjadi, siapkanlah diri. Bahkan di ayat 8 Dia memanggil hal-hal itu permulaan dari sakit bersalin. Dan kelahiran itu adalah kedatangan sang Mesias ke dalam kerajaan-Nya.

Jadi Tuhan menggambarkan apa yang akan terjadi pada akhir zaman, Tribulasi besar. Nah ingatlah bahwa nabi-nabi Perjanjian Lama tidak pernah memisahkan kedatangan pertama dengan kedatangan yang kedua. Jadi bagi mereka kedatangan Mesias untuk pertama kalinya adalah waktu satu-satunya dan Dia akan melakukan semuanya pada saat itu. Yang mereka tidak melihat adalah kedatangan pertama kemudian jangka waktu panjang sebelum kedatangan-Nya yang kedua.

Dan sebelum Dia datang, kata Yesus, akan ada sakit bersalin itu yang memberitahu- kan bahwa pendirian kerajaan-Nya sudah dekat. Dan ada enam penyakit, mulai dari ayat 4. Nomor satu adalah penipuan, dan kita melihat hal itu minggu lalu. Selalu akan ada orang-orang yang mengklaim mereka adalah Yesus Kristus. Namun Dia tidak mengacu kepada mereka yang ada dimasa sekarang ini, Dia mengacu kepada mereka pada saat ada banyak Mesias palsu yang mencoba membebaskan dunia dari kekacauan total.

Sekarang marilah kita melihat tanda kedua. Yang kedua bukanlah penipuan melainkan perselisihan. Matius 24:6-7, “Kamu akan mendengar deru perang atau kabar-kabar tentang perang. Namun berawas-awaslah jangan kamu gelisah; sebab semuanya itu harus terjadi, tetapi itu belum kesudahannya. 7 Sebab bangsa akan bangkit melawan bangsa, dan kerajaan melawan kerajaan. Akan ada kelaparan dan gempa bumi di berbagai tempat.” Peperangan global, bangsa melawan bangsa, kerajaan melawan kerajaan. Pokoknya diseluruh dunia akan ada peperangan dan kabar tentang peperangan.

Daniel 11 membawa kita kepada waktu Mesias akan datang untuk mendirikan kerajaan-Nya. Dan tepat sebelum kejadian itu, Daniel 11:40 mengatakan, “Tetapi pada akhir zaman raja negeri Selatan akan berperang dengan dia.” Dia itu adalah antikristus. Di nubuatan Daniel, si antikristus memerintah kerajaan besar yang pada dasarnya daerah yang dulunya menjadi milik kekaisaran Romawi. Dia adalah raja kerajaan Romawi yang dihidupkan kembali yang melingkupi Eropah.

Jadi antikristus ini adalah ancaman bagi seluruh dunia. Dan Israel selalu diancam negara-negara tetangga Timur Tengah, jadi mereka ingin perlindungan jadi mereka membikin persetujuan seperti dituliskan di Daniel 9:27 dengan antikristus. Dan pada akhir zaman dengan antikristus memerintah konfederasi besar dengan kuasa besar atas sisa dunia, raja selatan mulai menyerang antikristus. Ini mungkin semacam koalisi Afrika yang menyerang ke utara. Kemudian dikatakan bahwa raja utara, mungkin itu Rusia, mulai menyerang ke arah selatan juga.

Jadi raja selatan dan raja utara semua menuju ke tanah kudus, Israel. Daniel 11:41- 43 mengatakan, “Juga Tanah Permai akan dimasukinya, dan banyak orang akan jatuh; tetapi dari tangannya akan terluput tanah Edom, tanah Moab dan bagian yang penting dari bani Amon. 42 Ia akan menjangkau negeri-negeri, dan negeri Mesir tidak akan terluput. 43 Ia akan menguasai harta benda emas dan perak dan segala barang berharga negeri Mesir, dan orang Libia serta orang Etiopia akan mengikuti dia.”

Jadi disini antikristus mengalahkan semua kuasa-kuasa besar. Kemudian ayat 44 mengatakan, “Tetapi kabar-kabar dari sebelah timur dan dari sebelah utara akan mengejutkan hatinya, sehingga ia akan keluar dengan kegeraman yang besar untuk memusnahkan dan membinasakan banyak orang.” Disini antikristus setelah kemenangan besar, menempatkan kemah istananya diantara laut dan gunung kudus. Yang dia lakukan adalah menetapkan dirinya sebagai Allah.

Namun kemudian dikatakan di Zacharia 14:2-3, “Aku akan mengumpulkan segala bangsa untuk memerangi Yerusalem; kota itu akan direbut, rumah-rumah akan dirampoki dan perempuan-perempuan akan ditiduri. Setengah dari penduduk kota itu harus pergi ke dalam pembuangan, tetapi selebihnya dari bangsa itu tidak akan dilenyapkan dari kota itu. 3 Kemudian TUHAN akan maju berperang melawan bangsa-bangsa itu seperti Ia berperang pada hari pertempuran.” Itu percis sama dengan cara Daniel mengakhiri nubuatannya. Jadi semua itu konsisten dengan nabi- nabi dan juga dari Tuhan sendiri.

Sekarang Wahyu 6 memberikan kita lebih banyak perincian ketika kita melihat peperangan dan kabar peperangan. Disini kita melihat tujuh meterai dibukakan. Ini seperti lambang wasiat yang dimeterai tujuh kali. Dan ketika Allah membuka meterai satu demi satu, Dia mengambil balik dunia bagi diri-Nya. Meterai kedua dibuka di ayat 4, “Dan majulah seekor kuda lain, seekor kuda merah padam dan orang yang menungganginya dikaruniakan kuasa untuk mengambil damai sejahtera dari atas bumi.” Damai palsu antikristus itu diambil dari dunia “sehingga mereka saling membunuh, dan kepadanya dikaruniakan sebilah pedang yang besar.” Jadi disini dunia mulai membunuh dirinya.

Wahyu 6:5-6, “Dan ketika Anak Domba itu membuka meterai yang ketiga, aku mendengar makhluk yang ketiga berkata: "Mari!" Dan aku melihat: sesungguhnya, ada seekor kuda hitam dan orang yang menungganginya memegang sebuah timbangan di tangannya. 6 Dan aku mendengar seperti ada suara di tengah-tengah keempat makhluk itu berkata: "Secupak gandum sedinar, dan tiga cupak jelai sedinar.” Dia menimbang gandum ditengah orang kelaparan. Tidak ada makanan untuk semua orang dan itulah akibatnya peperangan.

Kemudian kita datang kepada meterai keempat di ayat 7 dan ayat 8 menggambarkan hal itu, “Dan aku melihat: sesungguhnya, ada seekor kuda pucat dan orang yang menungganginya bernama Maut dan kerajaan maut mengikutinya. Dan kepada mereka diberikan kuasa atas seperempat dari bumi untuk membunuh dengan pedang, dan dengan kelaparan dan sampar, dan dengan binatang-binatang buas yang di bumi.” Disini seperempat populasi dunia dibantai. Kira-kira satu setengah miljar orang dibantai dalam pembataian yang terjadi di seluruh dunia.

Sekarang lihatlah Wahyu 9:13-15, “Lalu malaikat yang keenam meniup sangkakalanya, dan aku mendengar suatu suara keluar dari keempat tanduk mezbah emas yang di hadapan Allah, 14 dan berkata kepada malaikat yang keenam yang memegang sangkakala itu: "Lepaskanlah keempat malaikat yang terikat dekat sungai besar Efrat itu." 15 Maka dilepaskanlah keempat malaikat yang telah disiapkan bagi jam dan hari, bulan dan tahun untuk membunuh sepertiga dari umat manusia.” Dan disini datanglah sejumlah kuasa jahat lain yang akan membunuh sepertiga dari manusia yang masih ada setelah seperempat telah dibunuh sebelumnya.

Ayat 16, “Dan jumlah tentara itu ialah dua puluh ribu laksa pasukan berkuda; aku mendengar jumlah mereka.” Ayat 18, “Oleh ketiga malapetaka ini dibunuh sepertiga dari umat manusia, yaitu oleh api, dan asap dan belerang, yang keluar dari mulutnya.” dan seterusnya. Ayat 20-21, “Tetapi manusia lain, yang tidak mati oleh malapetaka itu, tidak juga bertobat dari perbuatan tangan mereka: mereka tidak berhenti menyembah roh-roh jahat dan berhala-berhala dari emas dan perak, dari tembaga, batu dan kayu yang tidak dapat melihat atau mendengar atau berjalan, 21 dan mereka tidak bertobat dari pada pembunuhan, sihir, percabulan dan pencurian.” Setelah semua itu orang-orang tetap tidak mau bertobat.

Di Wahyu 16:13, Yohanes melihat “dari mulut naga dan dari mulut binatang dan dari mulut nabi palsu itu keluar tiga roh najis yang menyerupai katak.” Ketiga roh najis ini, yang pasti adalah roh jahat peringkat tinggi yang melakukan mujizat- mujizat. Ayat 16 mengatakan mereka berkumpul di tempat bernama Harmagedon. Dan mereka datang siap untuk berperang dan ada peperangan dahsyat ketika mereka berperang melawan mereka sendiri. Dan ditengah peperangan itu datanglah Kristus dan semuanya dimusnahkan. Jadi kitab Wahyu dan juga nabi-nabi Perjanjian Lama semua mendukung kata-kata Tuhan kita.

Ada tanda ketiga dari sakir bersalin dan itu adalah penghancuran. Penipuan, perselisihan dan sekarang penghancuran. Di tengah Matius 24:7, “Akan ada kelaparan dan gempa bumi di berbagai tempat.” Ditambah kristus-kristus palsu, ditambah pembantaian diseluruh dunia dan peperangan, akan ada bencana besar sekali di seluruh dunia. Dan di Lukas 21:22 ada kata tambahan yaitu “penyakit sampar.” Kemudian dia tambahkan “dan akan terjadi juga hal-hal yang mengejutkan dan tanda-tanda yang dahsyat dari langit.” Itu semua merupakah tanda akhir zaman.

Mengertilah bahwa dosa telah terkendali oleh Tuhan. Dia menahan dosa untuk menyelamatkan umat-Nya, untuk menyelamatkan dunia-Nya. Namun saat Dia menghilangkan penahanan itu dan saya percaya itu terjadi pada waktu orang benar di gereja akan diangkat, semuanya akan mulai hancur. Dan alam semesta itu mulai hancur juga. Pada saat itu Wahyu 9 mengatakan neraka akan terbuka dan Iblis akan melepaskan setan-setan yang telah berada disitu untuk ratusan tahun. Dan Allah mengizinkan mereka berbuat tanda-tanda dan mujizat-mujizat untuk menipu dunia waktu dosa merajalela.

Lihatlah sekarang Wahyu 6:12, “Maka aku melihat, ketika Anak Domba itu membuka meterai yang keenam, sesungguhnya terjadilah gempa bumi yang dahsyat.” Wahyu 16:18, “Maka memancarlah kilat dan menderulah bunyi guruh, dan terjadilah gempa bumi yang dahsyat seperti belum pernah terjadi sejak manusia ada di atas bumi. Begitu hebatnya gempa bumi itu.” Dan ayat 20-21, “Dan semua pulau hilang lenyap, dan tidak ditemukan lagi gunung-gunung. 21 Dan hujan es besar, seberat seratus pon, jatuh dari langit menimpa manusia, dan manusia tetap menghujat Allah.”

Nah Yesus juga mengatakan itulah waktu kelaparan. Sekali lagi lihatlah Wahyu 6:6 dan disini meterai ketiga dibuka pada waktu Tribulasi, “Dan aku mendengar seperti ada suara di tengah-tengah keempat makhluk itu berkata: "Secupak gandum sedinar, dan tiga cupak jelai sedinar. Tetapi janganlah rusakkan minyak dan anggur itu.” Satu denarius adalah gaji satu hari. Secupak gandum adalah satu setengah liter. Itulah keadaan kelaparan.

Satu hal lain yang dikatakan di Lukas 21:11, “dan akan terjadi gempa bumi yang dahsyat dan di berbagai tempat akan ada penyakit sampar dan kelaparan, dan akan terjadi juga hal-hal yang mengejutkan dan tanda-tanda yang dahsyat dari langit. Kemudian Matius 24:29 mengatakan, “Segera sesudah Tribuasi pada masa itu, matahari akan menjadi gelap dan bulan tidak bercahaya dan bintang-bintang akan berjatuhan dari langit dan kuasa-kuasa langit akan goncang.” Itu juga dinubuatkan di Yoel 2, dan diulangi Petrus di dalam khotbahnya di Kisah Para Rasul 2.

Jadi Tuhan kita mengatakan bahwa tanda-tanda akhir zaman adalah penipuan, perselisihan dan penghancuran. Marilah sekarang saya memberikan Anda hal keempat: penajisan. Dan sekarang lihatlah Matius 24:9, “Pada waktu itu kamu akan diserahkan supaya disiksa, dan kamu akan dibunuh dan akan dibenci semua bangsa oleh karena nama-Ku.” Menajiskan berarti memperlakukan suatu hal kudus dengan cara tidak kudus. Orang-orang kudus dari Allah akan diperlakukan tidak kudus. Akan ada penaniayaan orang yang ditebus dimana-mana yang melebihi semua penganiayaan lain.

Jadi Yesus mengatakan bahwa orang-orang percaya pada waktu itu akan diserahkan. Itu kata teknis untuk ditangkap. Di Matius 4:12, ketika Yesus mendengar bahwa Yohanes Pembaptis dimasukkan penjara, disitu digunakan kata itu yang berarti ditangkap atau dipenjarakan. Jadi Dia mengatakan pada waktu itu, orang-orang percaya tulen akan dipenjarakan, disiksa dan dibunuh. Dan karena mereka percaya kepada Tuhan Yesus Kristus mereka akan dibenci oleh dunia.

Nah, darimana orang percaya itu datang jika pada saat itu gereja sudah diangkat? Di Wahyu 7:9-10 dikatakan, “Kemudian dari pada itu aku melihat: sesungguhnya, suatu kumpulan besar orang banyak yang tidak dapat terhitung banyaknya, dari segala bangsa dan suku dan kaum dan bahasa, berdiri di hadapan takhta dan di hadapan Anak Domba, memakai jubah putih dan memegang daun-daun palem di tangan mereka. 10 Dan dengan suara nyaring mereka berseru: "Keselamatan bagi Allah kami yang duduk di atas takhta dan bagi Anak Domba!” Siapakah mereka? Ayat 14, “Maka kataku kepadanya: "Tuanku, tuan mengetahuinya." Lalu ia berkata kepadaku: "Mereka ini adalah orang-orang yang keluar dari Tribulasi Besar; dan mereka telah mencuci jubah mereka dan membuatnya putih di dalam darah Anak Domba.” Bagaimana mereka keluar dari Tribulasi itu? Mereka dibunuh demi komitmen mereka kepada Yesus.

Kembalilah ke Matius 24 dan karena penajisan orang percaya itu, tanda kelima adalah peninggalan. Sekarang Yesus mulai berbicara kepada orang-orang percaya, dan Dia pertama-tama mengatakan, akan ada penganiayaan. Lihatlah Matius 24:10, “dan banyak orang akan murtad dan mereka akan saling menyerahkan dan saling membenci.” Mereka akan mulai mengkhianati orang percaya tulen, dan menyerahkan mereka, dan memberitahu dimana mereka berada, supaya dibunuh.

Apakah mereka orang percaya tulen? Tentu saja tidak. Seandainya mereka orang percaya tulen, pasti mereka terus berjalan dalam kebenaran. Orang percaya tulen rela dibunuh, jika perlu. Yesus mengatakan di Yohanes 8:31, “Jikalau kamu menetap dalam firman-Ku, kamu benar-benar adalah murid-Ku.” Seorang murid tulen rela menderita sama seperti Tuhannya menderita. Tuhan mengatakan di Matius 10:32-33, “Setiap orang yang mengakui Aku di depan manusia, Aku juga akan mengakuinya di depan Bapa-Ku yang di sorga. 33 Tetapi barangsiapa menyangkal Aku di depan manusia, Aku juga akan menyangkalnya di depan Bapa-Ku yang di sorga.”

Jika Iblis berkeliaran diseluruh dunia dan menyamar sebagai malaikat terang, zaman itu akan dipenuhi berbagai macam agama-agama palsu. Di Wahyu 17 kita melihat sistem agama dunia yang keji dan cabul dan itu dinamakan ibu wanita pelacur besar. Itu adalah prostitusi agama. Jika gereja adalah pengantin, ini adalah pelacur. Jadi akan ada perkembangan berbagai macam penipuan dimana Iblis berusaha sekeras mungkin untuk menarik orang dari Tuhan.

Sekarang lihatlah Matius 24:12, “Dan karena makin bertambahnya kedurhakaan, maka kasih kebanyakan orang akan menjadi dingin.” Ada yang murtad karena mereka tidak mau membayar upah dan mati. Ada yang murtad karena ditipu. Dan ada yang murtad karena mereka memilih ketidakadilan atau kejahatan. Itulah kata yang berarti melanggar hukum Allah. Itulah dosa begitu banyak sehingga itu akan menarik orang yang menuju kepada kebenaran keluar lagi.

Dan kemudian ayat 13, “Tetapi orang yang bertahan sampai pada kesudahannya akan selamat.” Bagaimana kita tahu orang itu selamat? Karena orang selamat tidak akan murtad, benar? Mereka tidak akan pergi karena upahnya terlalu tinggi. Mereka tidak akan pergi karena mereka tertipu. Mereka tidak akan pergi karena mereka senang kejahatan. Ketabahan selalu adalah tande orang selamat. Mereka bertahan sampai pada akhirnya.

Tanda akhir kedatangan, sakit bersalin terakhir adalah pernyataan. Sebelum Tuhan akan datang kembali, ini harus terjadi. Matius 24:14, “Dan Injil Kerajaan ini akan diberitakan di seluruh dunia menjadi kesaksian bagi semua bangsa, sesudah itu barulah tiba kesudahan-nya." Meskipun ada penganiayaan, orang murtad, nabi palsu, kristus palsu, dan setan-setan diseluruh dunia, meskipun terjadi semua itu, injil kerajaan akan diberitakan di seluruh dunia untuk kesaksian bagi semua bangsa. Kemudian sesudah itu kerajaan akan datang.

Bagaimana Injil itu akan diberitakan? Lihatlah Wahyu 14:6, tepat sebelum cawan- cawan dicurahkan, tepat sebelum sakit bersalin terakhir menandakan kerajaan terjadi, tepat sebelum penghancuran total mulai. Kata Yohanes, “Dan aku melihat seorang malaikat lain terbang di tengah-tengah langit dan padanya ada Injil yang kekal untuk diberitakannya kepada mereka yang diam di atas bumi dan kepada semua bangsa dan suku dan bahasa dan kaum.”

Itulah penggenapan Matius 24:14 dan itu terjadi tepat sebelum penghakiman. Karena itu malaikat mengatakan di Wahyu 14:7-8, “dan ia berseru dengan suara nyaring: "Takutlah akan Allah dan muliakanlah Dia, karena telah tiba saat penghakiman-Nya, dan sembahlah Dia yang telah menjadikan langit dan bumi dan laut dan semua mata air." 8 Dan seorang malaikat lain, malaikat kedua, menyusul dia dan berkata: "Sudah rubuh, sudah rubuh Babel," zaman manusia sudah selesai. Dan kemudian akhir zaman akan datang, namun tidak sebelum itu, kata Tuhan. Marilah kita berdoa.
 
© 2016 Riverside Indonesian Fellowship | Hak cipta terjamin.
Back to content | Back to main menu