21 Apr 2013 - rif

rif
Persekutuan Riverside Indonesia
join
us
Go to content

Main menu:

Khotbah > 2013
Mengusir setan
21 April 2013

Marilah kita baca Matius 12:22-30, “Kemudian dibawalah kepada Yesus seorang yang kerasukan setan. Orang itu buta dan bisu, lalu Yesus menyembuhkannya, sehingga si bisu itu berkata-kata dan melihat. 23 Maka takjublah sekalian orang banyak itu, katanya: "Ia ini agaknya Anak Daud. 24 Tetapi ketika orang Farisi mendengarnya, mereka berkata: "Dengan Beelzebul, penghulu setan, Ia mengusir setan”

“25 Tetapi Yesus mengetahui pikiran mereka lalu berkata kepada mereka: "Setiap kerajaan yang terpecah-pecah pasti binasa dan setiap kota atau rumah tangga yang terpecah-pecah tidak dapat bertahan. 26 Demikianlah juga kalau Iblis mengusir Iblis, iapun terbagi-bagi dan melawan dirinya sendiri; bagaimanakah kerajaannya dapat bertahan? 27 Jadi jika Aku mengusir setan dengan kuasa Beelzebul, dengan kuasa siapakah pengikut-pengikutmu mengusirnya? Sebab itu merekalah yang akan menjadi hakimmu.”

“28 Tetapi jika Aku mengusir setan dengan kuasa Roh Allah, maka sesungguhnya Kerajaan Allah sudah datang kepadamu. 29 Atau bagaimanakah orang dapat memasuki rumah seorang yang kuat dan merampas harta bendanya apabila tidak diikatnya dahulu orang kuat itu? Sesudah diikatnya barulah dapat ia merampok rumah itu. 30 Siapa tidak bersama Aku, ia melawan Aku dan siapa tidak mengumpulkan bersama Aku, ia mencerai-beraikan.”

Marilah kita mempelajari bagian yang penting ini, dimana kita melihat puncak dari penolakan Kristus. Marilah kita mulai dengan ayat 22, “Kemudian dibawalah kepada Yesus seorang yang kerasukan setan. Orang itu buta dan bisu,” dan kita dapat berasumsi bahwa dia juga tuli, karena bisu dapat dimengerti seperti itu. “lalu Yesus menyembuhkannya, sehingga si bisu itu berkata-kata dan melihat.”

Yesus telah melakukan mujizat penyembuhan mungkin ribuan kali dalam pelayanan- Nya. Namun sekarang Dia memperlihatkan bagian lain lagi dari kuasa penyembuhan-Nya karena kali ini berhubungan dengan mengusir setan ditambah dengan cacat fisik. Pada saat ini orang-orang tidak dapat menyangkal kuasa Yesus. Mereka tahu bahwa ini kekuatan supranatural. Penyembuhan ini terjadi seketika itu dan secara total dengan hasil permanen!

Mereka mengatakan kepada diri mereka, orang ini rendah hati, lemah lembut, penuh kasih dan Dia bergaul dengan orang-orang miskin. Dia tidak bertengkar, mencari gara-gara atau menjadi marah. Apakah mungkin Dia adalah Mesias? Dia dapat melakukan hal-hal luar biasa, namun mungkin ada suatu keterangan, Itulah menyebabkan mereka merasa bersikap mendua, karena itulah memang sangat penting khotbah Minggu lalu mengenai siapakah Yesus itu.

Dan orang-orang sekarangpun masih bersikap mendua. Orang-orang terpelajar dengan berbagai gelar sarjana begitu pandai dalam pandangan mereka sendiri sampai malah menjadi bodoh dan mereka mempengaruhi semua orang lain. Di Lukas 10:21 Tuhan mengatakan, “Aku bersyukur kepada-Mu, Bapa, Tuhan langit dan bumi, karena semuanya itu Engkau sembunyikan bagi orang bijak dan orang pandai, tetapi Engkau nyatakan kepada orang kecil.” Yang disebut ilmuwan- ilmuwan masih mencoba menerangkan siapakah Yesus itu dan ciptaan alam semesta Allah yang luar biasa masih diterangkan dengan evolusi.

Akan tetapi marilah kita kembali kepada mujizat ini. Apakah Anda tahu bahwa setan-setan sanggup mendiami orang? Mereka bisa hidup di dalam manusia, Alkitab telah menjelaskan hal itu. Mereka dapat mempengaruhi orang dengan berbagai cara, dan dengan cara yang kita masih belum tahu. Ada setan-setan yang dapat menyebabkan orang-orang memukul diri dan keluar buih dari mulut. Ada setan- setan yang menyebabkan ada penyakit fisik, menjadi buta, tuli dan bisu seperti kasusnya dengan orang ini. Dan tidak ada mesin MRI yang dapat mendeteksi hal itu.

Yesus mendekati individu ini, dan membebaskannya dari setan, dan langsung bukan saja dia dibebaskan secara spiritual dari kuasa setan, namun dia sembuh fisik secara total. Dia dulu buta dan seketika itu dia dapat melihat, dia bisu dan langsung dia dapat berbicara, dia dulu tuli dan pada saat itu juga dia dapat mendengar semuanya. Wah, hanya Allah dapat melakukan itu!

Matius 12:23, “Maka takjublah sekalian orang banyak itu, katanya: "Mungkinkah ini Anak Daud?” Hal ini meyakinkan, semua orang takjub, mereka terpesona. Hal ini sangat luar biasa. Ini dapat diterjemahkan sebagai berikut, “Ini tidak mungkin anak Daud, benar?” Dengan kata lain banyak orang masih bersikap mendua.

‘Anak Daud’ adalah gelar Mesias di 2 Samuel 7:13, dimana Allah mengatakan bahwa Dia akan membangkitkan Anak Daud dan Dia akan mengokohkan takhta kerajaan-Nya untuk selama-lamanya. Ketika Yesus masuk ke Yerusalem pada Minggu Palem itu mereka berteriak, ‘Anak Daud’ yang adalah judul Mesianik. Itu berarti Raja akhir akan bertakhta di atas takhta Daud. Ketika orang Farisi mendengar pertanyaan itu, mereka lansung menjadi panik, mereka mau memberhentikan itu secepat mungkin.

Jika orang-orang berpikir mungkin dia adalah Mesias, itu sangat buruk bagi orang- orang Farisi karena Yesus telah mengritik mereka di Matius 5-7 dan mengatakan bahwa kebenaran mereka tidak cukup untuk masuk kedalam Kerajaan, dan cara mereka mengajar dan bertindak dalam setiap dimensi kehidupan mereka secara agama atau sekular semuanya melanggar tujuan Allah dari permulaan.

Jadi lihatlah apa yang mereka katakan di ayat 24, “Tetapi ketika orang Farisi mendengarnya, mereka berkata: "Dengan Beelzebul, penghulu setan, orang ini mengusir setan.” Ungkapan ‘orang ini’ adalah istilah mengejek, itu berarti “bukan siapa-siapa”. Mereka mengatakan , “Tidak mungkin orang ini Mesias. Kita tidak mengizinkan pikiran seperti itu. Dia tidak berarti dan apa yang Dia lakukan adalah dengan kuasa Setan.”

Sebenarnya orang Farisi itu terpisah cukup jauh dari Yesus, dan mereka mulai mempengaruhi orang-orang. Mereka mengatakan hal ini kepada orang-orang dan bukan kepada Yesus muka ke muka. Namun di ayat 25 dikatakan, “Tetapi Yesus mengetahui pikiran mereka,” yang berarti Dia tidak mendengar apa yang mereka katakan, namun Dia tidak perlu mendengar, karena Dia sanggup mengetahui apa yang mereka pikirkan. Apakah Anda mengerti bahwa musuh-musuh-Nya, yang paling membenci-Nya, dipaksa untuk menyimpulkan bahwa apa yang dilalukan-Nya adalah dengan kuasa supranatural?

Anda tidak dapat datang dengan hal-hal yang meremehkan Dia seperti Dia orang baik atau guru yang baik. Itu tidak diterima teman-teman-Nya dan juga tidak diterima musuh-musuh-Nya. Anda dipaksa untuk menyimpulkan bahwa Dia supranatural, jadi satu-satunya masalah yang tinggal sekarang adalah apakah Anda memikir ini dari Allah atau dari Setan, karena mereka hanya dua kerajaan supranatural yang ada.

Orang-orang Farisi kenyataannya telah menjadi pembela karakter supranatural Kristus. Tentu saja mereka tidak akan mengatakan Dia berasal dari Allah, jadi mereka hanya memiliki satu alternatif. Mereka mengatakan, “Dengan Beelzebul, penghulu setan, Ia mengusir setan.” Itu awalnya nama dewa orang Filistin, Beel datangnya dari Baal. Dan kata kuno untuk tuhan adalah ‘Zebul’ yang berarti ‘lalat’. Jadi Beelzebul berarti tuhan lalat.

Yesus tahu hal itu, karena di ayat 26 ketika Ia menjawab dengan memakai kata “Setan’ waktu menjawab kata ‘Beelzebul.’ Mereka telah mengatakan, “Engkau kerasukan setan,” di Yohanes 8:48, dan Dia adalah Setan secara pribadi di Matius 10:25, dan sekarang mereka mengatakan bahwa Setan ada didalam-Nya. Mereka hanya memiliki dua kemungkinan: Allah atau Setan, dan mereka memilih Setan.

Lihatlah bagaimana Yesus menjawab tuduhan mereka dengan mengatakan ada tiga hal yang salah dengan tuduhan mereka. Matius 12:25, “Tetapi Yesus mengetahui pikiran mereka lalu berkata kepada mereka: "Setiap kerajaan yang terpecah-pecah pasti binasa dan setiap kota atau rumah tangga yang terpecah-pecah tidak dapat bertahan.” Yang pertama dikatakan Yesus adalah, alasan Anda tidak masuk akal!

Kemudian Dia memberi applikasinya. Ayat 26, “Demikianlah juga kalau Iblis mengusir Iblis, iapun terbagi-bagi dan melawan dirinya sendiri; bagaimanakah kerajaannya dapat bertahan?” Dengan kata lain, apakah Anda memikir Setan itu begitu bodoh sehingga dia akan membunuh dirinya? Apakah dia membiarkan setan usir setan lain, itu mengalahkan tujuan mereka. Jangan lupa bahwa selain dari Trinitas, setan itu masih mahluk yang paling cerdas yang ada.

Iblis tidak akan mencoba merusak pekerjaannya sendiri, disisi lain Yesus dalam seluruh pelayan-Nya terus-menerus mengusir setan-setan. Namun pasti ada hal-hal yang tidak konsisten di kerajaan Setan. Dan alasannya sederhana, Setan itu jahat secara total, dan kejahatan seperti itu selalu tidak teratur. Jadi dalam lingkungan Setan pasti ada ketidakcocokan karena dia tidak mahakuasa, jadi dia tidak sanggup mengontrol segala sesuatu.

Kedua, alasan mereka berprasangka. Itu menunjukkan kecenderungan jahat dari hati orang Farisi. Ayat 27, “Jadi jika Aku mengusir setan dengan kuasa Beelzebul, dengan kuasa siapakah pengikut-pengikutmu mengusirnya?” Dengan kata lain, “Bukankah murid-muridmu melakukan hal yang sama?” Ada pengikut orang Farisi yang terlibat dalam pengusiran setan, mereka berkeliling dengan aktivitas dan mantra aneh-aneh sambil mencoba untuk mengusir setan.

Bahkan kita menemukan beberapa dari mereka di Kisah Para Rasul 19, mereka sama sekali tidak berhasil, dan mereka mencoba untuk merebut gerakan Yesus supaya Yesus ikut pihak mereka. Mereka mencoba untuk memakai nama-Nya karena kelihatannya kekuatan gaib nama itu besar sekali. Namun dengarkanlah apa yang dikatakan setan-setan itu kepada mereka di ayat 15, “Tetapi roh jahat itu menjawab: "Yesus aku kenal, dan Paulus aku ketahui, tetapi kamu, siapakah kamu?" Iya, setan- setan itu tahu mereka palsu.

Jadi Yesus mengatakan, “Murid-muridmu sendiri melakukan hal yang sama. Mengapa Anda mengatakan bahwa saya melakukan itu dengan kuasa Setan kecuali memang Anda benar-benar berprasangka terhadap saya? Karena ketika mereka mencoba untuk melakukan itu dengan kuasa sendiri, Anda mengatakan itu dari Allah, akan tetapi jika saya melakukan itu dan buktinya nyata bahwa Allah telah melakukan itu, Anda mengatakan itu dari Setan. Ini terang-terangan menunjukkan bahwa Anda benar-benar berprasangka.

Orang-orang tidak menolak Yesus karena tidak ada bukti bahwa Dia Allah, mereka menolak-Nya karena mereka lebih senang kegelapan dari pada terang karena perbuatan mereka jahat. Mereka tidak senang ada intimidasi Kristus dalam kehidupan dosa mereka. Dalam kecenderungan mereka, bukannya mereka terbuka untuk menerima Dia, mereka menolak-Nya dan karena itu harus menyimpulkan hal- hal yang tidak masuk akal dan berprasangka tentang Dia.

Yesus bahkan melangkah lebih jauh dan mengatakan di akhir ayat 27, “Sebab itu merekalah yang akan menjadi hakimmu.” Biarkanlah mereka yang melakukan itu menjadi hakim Anda. Coba Anda pikirkan apakah yang mereka akan mengatakan, apakah ini terjadi dari kuasa Allah atau kuasa Iblis?

Jika mereka mengatakan mereka melakukan itu melalui kuasa Setan, mereka mengkhianati seluruh sistem agama dan menghakimi diri mereka. Namun jika mereka mengatakan mereka melakukan itu dengan kuasa Allah, mereka menegaskan bahwa Yesus melakukan hal yang sama; pastilah Dia melakukan hal itu dengan kuasa Allah juga.

Ketiga, Yesus mengatakan bahwa mereka pemberontak. Ayat 28, “Tetapi jika Aku mengusir setan dengan kuasa Roh Allah, maka sesungguhnya Kerajaan Allah sudah datang kepadamu.” Yesus dalam inkarnasi-Nya sebagai Hamba, tidak memiliki kuasa-Nya sendiri, Dia taat kepada Allah Bapa dan Dia dikuatkan oleh Roh Kudus. Jadi Roh Kuduslah yang melakukan semua itu melalui Dia.

Apakah artinya, “sesungguhnya Kerajaan Allah sudah datang kepadamu.” Kerajaan itu berada dimana Raja ada, dan Dia mengatakan, “Akulah Raja dan karena itu Kerajaan itu dekat sekali.” Kerajaan itu dekat namun orang Farisi itu jauh sekali. Mereka lebih buruk dari pada orang-orang dari Korzim, Betsaida dan Kapernaum, kota-kota itu tidak peduli, namun orang Farisi bukannya tidak peduli, mereka penuh kebencian dan penghujatan.

Ada Kerajaan masa depan, di Kerajaan seribu tahun, dan melampaui itu di Kerajaan kekal dari langit baru dan bumi baru. Namun kita juga percaya bahwa Kerajaan itu berada dmana Raja itu berada. Saya percaya bahwa Raja itu hidup dalam kehidupan saya, jadi Kerajaan ada disini, lingkup pemerintahan-Nya ada didalam hidup saya dan mudah-mudahan di dalam kehidupan Anda juga.

Bukankah Dia telah memperlihatkan kuasa Kerajaan itu, menyembuhkan orang sakit, tahirkan orang kusta, bebaskan orang kerasukan, bangkitkan orang mati, mengampuni orang berdosa, memberitakan kebenaran dan membuka kedok orang munafik? Dia telah melakukan semua itu untuk memperlihatkan siapakah Dia, dan tidak ada penjelasan lain selain Dia adalah supranatural dan kuasa supranatural itu datang dari Allah. Jadi kerajaan itu berada dimana Yesus berada.

Dia membuktikan hal itu secara luar biasa di ayat 29, “Atau bagaimanakah orang dapat memasuki rumah seorang yang kuat dan merampas harta bendanya apabila tidak diikatnya dahulu orang kuat itu? Sesudah diikatnya barulah dapat ia merampok rumah itu.”

Pada dasarnya Dia mengatakan, “Kerajaan Allah telah mengalahkan kerajaan Setan. Dan dengan mengikat orang kuat itu, Saya telah membuktikan kuasa saya atas kerajaan Setan, kalau tidak, bagaimana Aku sanggup mengusir semua setan- setan itu?

Yesus mengatakan, “Bukankah Aku telah menunjukkan kepadamu, dengan kemampuan saya untuk mengikat Setan, bahwa Aku lebih besar dari pada dia? Bukankah Aku telah memperlihatkan dengan kemampuan-Ku untuk mengontrol pemimpin-pemimpinnya, dengan mengusir setan-setannya, dengan melepaskan orang-orang yang dipenjarakan sistemnya dan membebaskan mereka dari penyakit, bukankah Akah telah menunjukkan bahwa Aku berkuasa di atas rumahnya?

Ada orang yang mengatakan, “Saya akan mengikat Setan.” Lupakan saja, kekuatan Anda tidak cukup untuk mengikat malaikat yang jatuh itu. Hanya ada satu yang sanggup, bacalah Wahyu 20. Pada permulaan Kerajaan seribu tahun, Tuhan akan mengikat Setan selama 1000 tahun. Ini cicipan Kerajaan. Kristus dapat mengikat Iblis karena Dia sanggup masuk ke rumahnya dan mencuri orang-orang yang dipenjarakan sistem dia.

Kristus masih melakukan itu, apakah Anda tahu itu? Dulu kita semua masih milik Setan, benar? Kita adalah anak-anak murka, sama seperti orang Yahudi di Yohanes 8:44, “Iblislah yang menjadi bapamu.” Kita menaati penguasa kerajaan angkasa (Efesus 2:2), dan Yesus mengambil kita dari tangannya dan membebaskan kita, sama seperti Dia membebaskan jiwa orang itu pada hari itu.

Di Lukas 10:19 bahkan Tuhan Yesus mengatakan, “Aku telah memberikan kuasa kepada kamu untuk menginjak ular dan kalajengking dan kuasa untuk menahan kekuatan musuh (Setan).” Pukulan yang mematikan Iblis telah diberi diatas kayu salib, supaya oleh kematian-Nya Ia memusnahkan dia, yaitu Iblis, yang berkuasa atas maut (Ibrani 2:14).”

Pada saat ini Setan masih berkeliling, namun kekuasaanya terbatas, ajalnya sudah dimeteraikan dan waktunya singkat. Yesus mengatakan, “Jika Aku Raja, maka Kerajaan itu ada disini.” Ini berarti bahwa kerajaan itu telah disediakan bagi Anda juga, masuklah dengan iman kepada Kristus.

Kemudian Dia mengatakan kepada mereka bahwa mereka harus mengambil keputusan. Ayat 30, “Siapa tidak bersama Aku, ia melawan Aku dan siapa tidak mengumpulkan bersama Aku, ia dicerai-beraikan.” Dia memakai ungkapan yang hampir sama di Markus 9:40, namun pada saat itu maksud-Nya berbeda sekali. Pada waktu itu Dia membicarakan pelayanan, namun disini Dia membicarakan keselamatan.

Ini sederhana sekali; Yesus mengatakan Anda tidak mungkin netral. Anda mengumpulkan atau Anda dicerai-beraikan; Anda mengatakan “Yesus dari Allah” atau “Yesus dari Setan.” Hanya ada dua kemungkinan karena Anda tidak dapat menyangkal kuasa-Nya supranatural. Saudara-saudari, Anda hanya dapat menegaskan bahwa Yesus Kristus adalah siapa yang Dia mengaku. Anda bersama Kristus atau melawan Kristus.

Jadi ayat 30 berhubungan dengan hubungan pribadi dan efeknya terhadap orang lain. Inilah orang-orang yang dibicarakan Yesus di ayat 31 dan 32. Siapakah yang melakukan dosa yang tidak dapat diampuni? Kapan orang melakukan itu dan bagaimana? Kita akan melihat itu pada hari Minggu saya kembali dari Indonesia. Jangan bolos ya. Marilah kita berdoa.
 
© 2016 Riverside Indonesian Fellowship | Hak cipta terjamin.
Back to content | Back to main menu